|
Tantangan Baru SWA Setelah Usia Seperempat
Abad
Tanggal 15 April 2010 keluarga besar Majalah SWA
merayakan Ultah yang ke 25. Sebuah perjalanan yang relatif panjang
bagi kehidupan majalah dalam sejarah industri media cetak di Indonesia.

Teringat kembali aneka kenangan pada masa ketika
SWA berkantor di Jl. Tebah III/14, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,
lalu pindah ke Gedung Setiabudi 2, Jl. H.R. Rasuna Said, Jak-Sel,
kemudian ke Gedung Chandra -- kini sudah tidak berupa -- Jl. M.H.
Thamrin 20, Jakarta Pusat, hingga sekarang di Jl. Taman Tanah Abang
III/23, Jak-Pus. Sekilas pula hadir berbagai wajah-wajah rekan kerja
yang telah menghadap Sang Khalik: Arwah Setiawan, Dr. Tawang Alun,
Satyagraha Hoerip, Eric Samola dan Handjojo Nitimihardjo. Hadir
juga kenangan kepada mereka yang pernah bekerja dengan kami yang
kini bekerja di tempat lain dan sumringah hingga kini rekan-rekan
Angkatan Jalan Tebah yang masih bersama hingga kini: Muchalis Iljas,
Baday Sakti Nasution (Bagian Sirkulasi), Nanang Kusnandar (Bagian
Umum), Hj. Irmina Irawati, H.B. Supiyo dan Kemal Effendi Gani (Bagian
Redaksi).“Seperempat abad bukan waktu yang singkat,”
Wakil Pemimpin Umum/Pemimpin Usaha Bambang Halintar.

Sesuai dengan tuntutan perkembangan demi kemajuan,
SWA dan seluruh unit usahanya tentu harus menjalani dan melewati
proses perubahan. Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Kemal Effendi Gani
mengingatkan bahwa perjalanan yang telah ditempuh masih harus dilanjutkan
dengan memberikan komitmen pada tugas dan perkerjaan masing-masing
karyawan.
Pembaca dan Mitra SWA, izinkan kami mengucapkan
terima kasih atas ucapan “Selamat Ulang Tahun SWA ke-25”
yang diungkapkan melalui karangan bunga, faksimile dan telepon.
Kami dengan tulus juga berterima kasih atas perhatian, dukungan
dan kerja sama yang telah kami terima selama ini. Kami pun berharap
agar hal yang sama tetap kami peroleh di masa mendatang. *
< kembali ke index
> < kembali ke edisi >
|