|
Membedah Profesionalisme,
Kredibilitas dan Akuntabilitas
“Di
tengah krisis ekonomi global yang melanda seluruh dunia, peran dan
fungsi komunikasi/public relations semakin diperlukan.” Demikian
kesim-pulan yang mencuat pada acara Public Relations Week ke-5 bertema
“Membedah Profesionalisme, Kredibilitas dan Akuntabilitas”
pada 27-28 Mei 2009 di Hotel Nikko, Jakarta.
Bertindak selaku pembicara Roger Hayes (Inggris,
APCO Worldwide), Dr. Don Stacks (Miami University, USA), Dr. E.E.
Chang (Shih Hsin University, Taiwan) dan sejumlah pembicara lokal
seperti Noke Kiroyan (Kiroyan Partners), Parni Hadi (Direktur RRI)
dan sejumlah nama-nama beken lain.
Public Relations Week Indonesia sendiri didukung
oleh PERHUMAS, Asosiasi Perusahan Public Relations Indonesia (APPRI),
praktisi dan akademisi senior. Bentuk kegiatannya beragam mulai
dari seminar, panel diskusi, workshop, bedah riset dan banyak lagi.
***
Marketing in Turbulent Times
Discovering
Opportunities in a Recession with Chaotic Management System. Judul
di atas ini adalah sesi One-Day Executive Roundtable Class with
Philip Kotler, The Father of Modern Marketing. Bahkan pada tahun
ini juga secara berba-rengan Kotler bakal pula meluncurkan buku
berjudul Chaotics.
Acara kali ini, seperti acara serupa pada tahun-tahun
sebelumnya, juga merupakan prakarsa Markplus Inc. bekerjasama dengan
Kompas Gramedia. Sambutan peserta tetap banyak dan sangat antusias.
Mereka dengan seksama mengikuti acara demi acara, termasuk sesi
featuring yang menyajikan Asia and ASEAN: The New Market Engines
dan The Future of Marketing. Bertindak sebagai mitra fasilitator
adalah founder Markplus Inc., Hermawan Kartajaya yang juga Co-author
of Philip Kotler for 5 books dan Asias’s Leading Marketing
Strategist (CIM-UK). ***
The Most Powerful Distribution
Performance 2009
Distribusi!
Distribusi! Distribusi! Soal ini pula yang menjadi topik pembahasan
sekaligus ajang penganugerahan acara The Most Powerfull Distribution
Performance 2009 pada awal Juni lalu bertempat di Shangri-la Hotel,
Jakarta.
Terungkap dalam acara talkshow berbagai hal yang
berkaitan dengan soal distribusi ini. Termasuk di dalamnya evaluasi
kinerja distribusi 13 katagori produk FMCG di tradisional channel.
Mulai dari obat flu, obat batuk, obat antinyamuk, minuman energi,
rokok, sabun mandi, shampoo, susu bubuk, RTD green tea, isotonik,
kopi, mi instant hingga produk baby diapers. ***
(Stop) Confessions of Shopaholic!
Finding
Their G-Spot to Buy More & More! Tagline unik ini betul-betul
judul sebuah gathering. Lebih jauh lagi dikatakan, “Dengar
baik-baik confession dari seorang Shopaholic! Benar-kah semua barang
yang mereka beli selalu luxury branded item? Dan mereka membelinya
demi status? Kata siapa, mereka anti murah? Anti diskon?
Wong mereka itu, masih kata iklan acara di atas, mereka hafal jadwal
diskon merek-merek kesukaan mereka.
Apakah benar mereka sangat susah didekati? Sudah
ketemu belum G-Spot mereka, supaya bisa selalu
beli brand kita? Deretan pertanyaan-pertanyaan itu boleh jadi sebenarnya
sangat serius untuk dijawab para produsen atau tenaga marketing
dan sales perusahaan. Itu pula sebabnya acara Mix Marketing Club
Gathering bertempat di F-Bar, Ex-Plaza yang diselenggarakan Mix
Interactive April lalu itu cukup banyak mengundang peminat. ***
< kembali ke index
> < kembali ke edisi >
|