|
100
Most Recommended Brands & Introducing The First Word-of-Mouth
Index in Indonesia
Krisis
menempatkan word of mouth marketing (WOMM) kian relevan diterapkan.
Murah, efisien, dan jurus ampuh memperluas pasar sekaligus meningkatkan
penjualan. Perusahaan-perusahaan kelas dunia juga terus menjalankan
WOMM dalam beragam gaya. Bahkan, mereka menjadikannya nyawa operasional
perusahaan sehari-hari. Bagaimana menerapkan konsep pemasaran word
of mouth (WOMM) secara jitu dan menuai hasil gemilang? Sejauhmana
WOMM mampu menaikkan penjualan? Bagaimana pula temuan SWA dan onbee
Marketing Research lewat survei WOMM pertama di Indonesia? Di mana
posisi merek Anda? Sebuah deretan pertanyaan yang merupakan keingintahuan
banyak yang orang dan perusahaan.
Di
bawah judul “Celebrating The Power of Consumers: is your brand
recommended by costumers”, SWA kembali sukses menggelar seminar
dan awarding “100 Most Recommended Brands” dan “Introducing
The First Word-of-Mouth Index in Indonesia” acara akbar di
Indonesia Room Shangri-La Hotel Jakarta pada pertengahan April lalu.
Sejumlah pembicara mulai dari para akhli dan praktisi hadir sekaligus
tampil sebagai pembicara. Mereka membedah habis semua isu terkait
mulai dari apa yang dibicarakan konsumen tentang merek Anda hingga
apakah konsumen menceritakan hal-hal negatif atau positifnya.
Merek
memang telah menjadi sangat penting dan bernilai strategis. Idiom
yang menyitir bahwa konsumen Indonesia menceritakan hal baik hanya
ke 7 orang sementara hal jelek diceritakan ke 11 orang sudah sangat
dikenal banyak orang. Begitu pula bila terjadi krisis komunikasi
di mana jika merek Anda diceritakan secara negatif oleh 1 konsumen
Anda membutuhkan 6 cerita positif untuk mene-tralisir 1 cerita negatif
tersebut.
Artinya
SETELAH SEBUAH MEREK MEMUASKAN PELANGGAN, SETELAH SEBUAH MEREK MENCAPAI
TOP OF MIND atau APAKAH KONSUMEN MENCERITAKAN DAN MEREKOMENDASIKAN
MEREK ANDA KE ORANG LAIN, sesungguhnya bukan berarti segalanya telah
selesai begitu saja tetapi banyak hal yang masih perlu dilakukan.
Untuk pertama kalinya di Indonesia, kita mengetahui
peta persaingan antar merek dari perspektif word of mouth marketing
dan memahami betul apakah merek Anda direkomendasikan oleh konsumen.
WORD OF MOUTH MARKETING MERUPAKAN SEBUAH INDUSTRI YANG DIPERKIRAKAN
AKAN MENCAPAI MARKET SIZE US$ 4 MILIAR DI TAHUN 2011! *
< kembali ke index
>
|