SWA News >> SWA Media Inc. e-Newsletter | home swamediainc.com
 
 
 
Home > Edisi 01-2009 > Optimalisasi Mobile Buat Berita & Iklan
 
 

Bagian 2:
Optimalisasi Mobile Buat Berita & Iklan

Optimalisasi ponsel yang sedang ngetren adalah pemanfaatannya sebagai media penyampaian berita (news) maupun iklan (mobile advertising). Terdapat dua faktor yang membuat ponsel dilirik. Pertama, tingginya attachment manusia modern terhadap ponsel membuat alat ini memiliki pengaruh luar biasa. Jumlah waktu rata-rata yang dihabiskan manusia berinteraksi dengan ponsel saat ini telah menyamai  jumlah rata-rata waktu per-hari yang dihabiskan manusia untuk menonton televisi. Waktu interaksi tersebut diramalkan akan terus meningkat seiring konvergensi berbagai macam teknologi ke dalam ponsel. Dengan begitu sangat terbuka bagi semua orang untuk senantiasa terhubung dengan setiap perkembangan aneka berita di dunia.

Faktor kedua yang membuat ponsel menarik banyak orang adalah karakter wireless dan mobile-nya yang tidak dimiliki oleh media tradisional. Mobilitas ponsel ini bila digabungkan dengan teknologi user tracking dan GPS (global positioning system) pada gilirannya dapat menghasilkan suatu bentuk pemasaran baru yang dulu hanya menjadi angan-angan para pengiklan. Ya, teknologi user tracking dan GPS memungkinkan ponsel menjadi ranah pelengkap media beriklan (advertising) yang bersifat kontekstual (berbasis lokasi dan waktu). Lokasi dan waktu selalu menjadi constraint dalam mencapai kepuasan ekonomi yang optimal, termasuk dalam urusan beriklan. Media tradisional sampai dengan saat ini hanya mampu memberikan solusi untuk constraint waktu, tapi belum optimal untuk constraint lokasi. Padahal, konteks lokasi punya peran yang lebih besar dalam mempengaruhi keputusan konsumen untuk membeli dibandingkan waktu. Di sini ponsel memberikan solusi sekaligus terhadap kedua constraint tersebut.

Dari fakta di atas, pemanfaatan seluler untuk menggerakkan pertumbuhan pengguna Internet jelas suatu keniscayaan. Dari situ saja, asumsi tentang minimnya jumlah pengguna Internet akan terpangkas dengan sendirinya karena populasi ponsel yang bisa mengakses Internet (lewat ponsel, bukan lewat PC) akan berkembang lebih pesat dari sekarang. Dari sisi sebaliknya, industri seluler pun bisa memanfaatkan Internet sebagai katalis yang memperkaya jenis layanan. Ini ditandai dengan kian maraknya kolaborasi antara penyedia konten atau aplikasi berbasis Internet dengan para operator seluler, untuk menyediakan informasi yang cepat dan segera bagi konsumennya.

Jaringan dan infrastruktur Internet dan seluler, ke depannya memang tidak akan mengambil rute yang berbeda atau terpisah-pisah. Oleh karenanya, teknologi jaringan di masa mendatang (Next Generation Networking, NGN) akan merupakan suatu penggabungan teknologi Internet dan seluler ini. Secara teknikal, protokol dan standar Internet akan diimplementasikan atau ditumpangtindihkan pada infrastruktur telekomunikasi sehingga layanan menjadi kian kaya dan luas. Contoh ke arah sana adalah yang dilakukan operator telekomunikasi di Inggris, yang akan menawarkan layanan telekomunikasi 3G dikombinasikan dengan GPRS dan Wi-Fi. Penggabungan layanan ini jelas merupakan perpaduan antara layanan dari sebuah teknologi yang tadinya menjadi terminologi dalam khazanah Internet (Wi-Fi) dengan terminologi seluler (GPRS) menjadi satu yang tak terpisahkan. Contoh lain yang lebih kongkret dan gampang dilihat adalah Skype, Real Networks, ataupun BlackBerry tadi.

Dengan NGN, akan terjadi pergeseran, yakni komunikasi suara yang tadinya didominasi melalui jaringan sirkuit (circuitry) bergeser menjadi melalui paket data. Layanan video broadcasting yang kita nikmati di sejumlah tontonan video konvensional seperti sekarang ini akan bergeser menjadi suatu layanan video yang lebih interaktif. Sementara itu, layanan wireless akan bergeser dari hanya berbasis suara (voice only) menjadi aneka media yang beragam (media rich). *** 

 

< kembali ke index >

 
 
Copyright © 2009 SWA Media Inc. All rights reserved.