|
WELCOME, TREN MOBILE INDONESIA!
“PC for Yesterday, Mobile Devices for Today and Tomorrow.”
Itulah paradigma yang kini menaungi pelaku industri teknologi informasi
di seluruh dunia. Sebuah pergeseran dari PC ke mobile devices yang
didorong oleh pertumbuhan teknologi seluler dan kian kayanya konten
yang bisa disajikan melalui perangkat ini.
Arus deras revolusi media belakangan memang kian kencang menerjang.
Internet Web.2 dan mobile communications evolution terus bergulir
dari 2G, GPRS, EDGE, 3G, 3,5G dan bisa jadi perkembangannya ke 4G.
Tumbuhnya teknologi basis internet ini otomatis memaksa media pun
mesti ikut berubah. Perusahaan media broadcast dan cetak mulai merasa
harus melengkapi perusahaannya dengan media website berikut situs
siaran secara langsung tayangan video via internet (live streaming)
dan dapat diakses secara internasional maupun nasional. Dengan begitu
media TV sudah dapat diakses secara On Demand melalui situs sehingga
membuat “prime time is every time.” Luar Biasa!
Foto: Pendandatanganan kerjasama
SWA dan PT Bluemoon Technology untuk menyediakan layanan SWA MOBILE
yang menggunakan teknologi micropage yang disediakan oleh Mobee
Indonesia
Di bidang telekomunikasi, media TV juga telah dapat diakses secara
mobile oleh handphone melalui jaringan selular sehingga ponsel,
kini juga menjadi sebuah alat media. Terbentuk masyarakat online
melalui situs Social Media seperti Youtube, Myspace, Friendster,
Facebook, KASKUS.com dan situs Blog. Di sini masyarakat saling berinteraksi
dan juga membuat konten yang dapat mempengaruhi opini publik, seperti
terpilihnya Barack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat pertama
yang berkulit hitam.
Bisa dibayangkan, bagaimana jadinya situasi dunia ke depan? Industri
telekomunikasi bergerak (seluler) dan Internet adalah dua anak kemarin
sore bila dibandingkan sektor lain seperti pertambangan, perbankan,
atau manufaktur. Namun, hanya dalam kurun waktu kurang lebih satu
dekade, anak-anak kemarin sore itu berhasil mengubah wajah dunia
secara dramatis, menggeser peta ekonomi, politik, serta teknologi
secara global, dan memermak perilaku individu-individu penggunanya
di aras lokal.
Industri
seluler –baik berbasis GSM maupun CDMA– dan Internet
dipastikan bakal berkembang ke arah yang kian menyatu. Itu dimungkinkan
berkat kemunculan peranti-peranti digital terbaru yang tumbuh secara
konvergen berlabel smart devices dan mobile devices. Ekornya, sulit
dibuat garis demarkasi yang tegas antara keduanya. Bagaimana tidak?
Semua informasi yang terhidang di Internet bisa dengan mudah disedot
melalui peranti ponsel. Sementara, melalui Internet, begitu mudahnya
orang bercakap-cakap dengan relasinya di seantero dunia, dengan
tarif yang sangat murah.
E-mail yang diakses dari ponsel, browsing menggunakan
smartphone, kini juga sudah menjadi hal lumrah dan bisa dilakukan
dari ponsel mid-up terbaru merek apa pun, juga dari operator mana
pun. Di AS, Research In Motion (RIM) menangguk sukses luar biasa
saat merilis BlackBerry-nya sehingga membawa RIM sebagai penjual
PDA terlaris di seluruh dunia. Sementara, Nokia, produsen ponsel
terbesar di dunia, melalui sistem yang dinamai Nokia Business Center,
tengah merencanakan untuk “menggali harta terpendam”
berupa lebih dari 650 juta account e-mail korporat, yang saat ini
hanya diakses dan dihubungkan melalui cara konvensional melalui
komputer desktop di meja orang-orang kantoran. *** (Dari beragam
sumber)
SWA MOBILE: http://swamediainc.com/mobile
< kembali ke index
>
|