Indonesia Tourism Award (ITA) 2011

Mereka adalah sang pemenang kompetisi dunia pariwisata di Tanah Air versi penghargaan Indonesia Tourism Award (ITA) 2011. Sebuah pengakuan sekaligus apresiasi tinggi untuk kota atau kabupaten destinasi wisata terbaik di pelayanan berkualitas.

Indonesia Tourism Award 2011

Indonesia Tourism Award 2011

Pada mulanya adalah sebuah survei. Majalah SWA memberikan sejumlah pertanyaan dengan aneka pendalaman terhadap berbagai hal, mulai dari komentar hingga penjelasan terhadap 1.500 wisatawan yang terdiri dari 1.350 wisatawan Nusantara dan 150 wisatawan mancanegara. Mereka adalah para penikmat destinasi wisata di seluruh Indonesia dengan latar belakang beragam, seperti kalangan profesional dan eksekutif. Di tiap kota pada 25 kabupaten/kota terpilih mulai dari Belitung, Batam, Badung, Bandung, Raja Ampat, Sawahlunto, Surakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Tangerang Selatan, Samarinda, dan Medan, jumlah responden yang disurvei berkisar 60-90 wisatawan. “Semua dimaksudkan agar tercapainya keterwakilan daerah wisata di Tanah Air,” kata Dr. Sapta Nirwandar, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (KEMENPAREKRAF) RI.

Indonesia Tourism Award (ITA) 2011

Indonesia Tourism Award (ITA) 2011

Metodologi survei sendiri dilakukan dengan mengombinasikan dua model analisa, yakni analisa kepuasan dan net promoter score (NPS) untuk penentuan peringkat kota/kabupaten yang paling memuaskan dan direkomendasikan. Untuk mendapatkan indeks NPS, setiap responden diminta untuk memberikan penilaian 0-10 terhadap kota-kota yang masuk nominasi sebagai kota yang direkomendasikan. Nilai 9-10 disebut promoter, nilai 7-8 dikategorikan neutral dan 0-6 dikategorikan detractor. Angka NPS diperoleh dengan menghitung jumlah orang yang memberikan skor 9-10 (promoter) dikurangi dengan jumlah orang yang memberikan skor 0-6 (detractor).

Selain itu, pemenang juga ditentukan melalui indeks kepuasan konsumen dihitung dari prosentasi responden yang memilih 2 skor tertinggi (Top 2 Boxes) dengan skala 1-10. Para responden diminta memberikan penilaian terhadap 9 aspek (kebersihan, informasi wisata, kewajaran biaya, promosi, keragaman obyek, keamanan, keunikan obyek dan keramahan). Adapun pemenang kategiru meliputi: Kabupaten/kota terbaik dalam layanan wisata, Kota tujuan wisata favorit, Obyek wisata favorit, Industri penunjang pariwisata terbaik yang dibagi dalam 9 sub kategori yaitu: Hotel Berbintang (3-5), Maskapai Penerbangan, Biro Perjalanan Wisata, Taksi, Restoran, Golf, Spa, dan Mall. Plus pemilihan berdasarkan kompetisi program, yaitu Pemerintah Propinsi yang paling berkomitmen terhadap pengembangan pariwisata.

Penyerahan awarding pemenang sendiri berlangsung di Grand Studio Metro TV, Jakarta, Kamis 8 Desember 2011 lalu. KEMENPAREKRAF telah memberikan untuk yang ketiga kalinya kepada sejumlah pemimpin daerah dan para pelaku industri pariwisata pemenang di Tanah Air. “Inti anugerah ini adalah untuk mengapresiasi kota atau kabupaten destinasi wisata yang memberikan pelayanan dan kinerja terbaik kepada wisatawan dari sejak datang sampai pulang dari kota mereka.” kata DR. Mari Elka Pangestu, Menteri KEMENPAREKRAF.

Konsekuensinya para penerima penghargaan ITA 2011 ini tentu dituntut mempertahankan dan meningkatkan produk pariwisata yang berkualitas dan pelayanan terbaik terhadap pelanggannya. Sementara untuk yang belum terpilih menjadi pemicu untuk meningkatkan diri dalam produk dan pelayanan. “Hasil survei ITA 2011 diharapkan dapat mendorong semua pihak termasuk masyarakat untuk bersama-sama menggairahkan dan memajukan industri pariwisata di daerahnya masing-masing,” ungkap Kemal E. Gani, Pemimpin Utama dan Pemimpin Redaksi SWA.

Indonesia Tourism Award (ITA) 2011

Indonesia Tourism Award (ITA) 2011

Penyerahan ITA 2011 memang bertujuan untuk mendorong para pemimpin daerah (provinsi, kota dan kabupaten) serta pelaku industri pariwisata agar terus berbenah dan meningkatkan kreativitas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan domestik (wisnus) dan mancanegara (wisman). Hadir pada acara ini, selain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Eka Pangestu, bersama Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, yang juga didampingi oleh Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi SWA Kemal E. Gani, juga diikuti pula oleh para juri yang terdiri dari professional dan ahli bidang pariwisata di Indonesia, antara lain Drs. Imam Hudaya, Daniel Surya, Ir Budi Karya Sumadi, Gatot Sumarsono dan Wuryastuti Sunario serta para pemenang maupun mitra kegiatan lainnya.

Berikut secara lengkap daftar pemenang ITA 2011:

Kota dengan Pelayanan Terbaik
1. Malang
2. Denpasar
3. Tanah Toraja

Daerah Tujuan Wisata Terfavorit
1. Pantai Waisal (Raja Ampat)
2. Tanah Lot
3. Jatim Park

Kota Tujuan Wisata Terfavorit
1. Raja Ampat
2. Denpasar
3. Badung

Penghargaan Provinsi Terbaik dalam Pengembangan Pariwisata
1. Bali
2. DKI Jakarta
3. Yogyakarta

Hotel Bintang 5: Mulia Senayan Jakarta
Hotel Bintang 4: Santika Premiere Jakarta
Hotel Bintang 3: The Aroma’s Kuta
Restoran: Bandar Jakarta
Mall Terfavorit: Plaza Senayan
Mall Luar Jakarta: Paris Van Java
Penerbangan Layanan Penuh Tervaforit: Garuda Indonesia
Penerbangan Layanan Ekonomi Terfavorit: Sriwijaya Air
Lapangan Golf: Royale Jakarta

Sponsor Indonesia Tourism Award (ITA) 2011

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.